Email buat kang Luigi

from
James Maramis
to Luigi Pralangga,
cc maramis
date Mon, Jul 28, 2008 at 9:17 PM
subject Tulisan perdana (dan terakhir)

Halo kang Lui,

Met malam,

Aku ada tulisan nihh, kira2 bisa dimuat di websitenya kang Lui gak? klo bisa kayaknya bakalan jadi cerita pertama dan terakhirku buat Indonesian Peacekeepers (soalnya minggu depan udah mo cek out dari UNMIN),hehehe.

trus tolong diedit yahh, sapa tau ada salah2 kate πŸ™‚

thanks b4,
James

———————————————————————————————

Hari itu, Kamis 24 Juli 2008, aku udah siap dengan tas-tas ku. Bawaan klo orang mo mudik kayaknya masih kalah dibanding apa yang aku bawa hari itu. 2 tas travel besar, 2 tas ransel backpack sedang, dan 1 tas ransel Eiger gede sisa perjuangan di SATGANA Unai dulu (jangan ditanya rinciannya apa aja, pliss dehh). Yup, hari itu aku diharuskan kembali ke Kathmandu untuk persiapan check out dari kerjaanku sekarang di UNMIN.

“Bro, pesawatnya jadi datang gak” tanyaku ke pegawai MOVCON-nya, “Well, di jadwalnya sih begitu. Tiba di Pokhara jam 08.00 hours. Tapi kamu harus ikut terbang dulu ke Nepalgunj dan Dhangadi, soalnya dari Dhangadi pesawatnya akan langsung terbang ke Kathmandu, gak mampir Pokhara lagi. Sekarang kamu tunggu aja di kantormu, nanti aku samperin klo udah mo berangkat ke airport” jawab MOVCON assistant-nya, seorang Nepali pekerja keras yang menjadi sahabatku juga.
“Oke deh…” balasku sambil berjalan kembali ke Klinik yang menjadi ruangan kerjaku selama 1 tahun 2 bulan ini.

Jam di sudut kanan bawah layar komputerku sudah menunjukkan angka 09.30, tapi koq blum ada tanda2 kendaraan UN menuju airport? Bergegas aku ke kantor MOVCON tadi sambil was-was jangan-jangan si Mr Ghan Shyam Pun sahabatku itu saking sibuknya ampe lupa klo ada orang yang udah ngebet balik ke Kathmandu buat ngurus check outnya, alias pulang ke tanah air, Indonesia.
“Mr Pun, any news…..?”
“James, barusan aku ditelp MOVCON Kathmandu, pesawatnya dari Kathmandu udah langsung ke Nepalgunj. Nanti dari Nepalgunj-Dhangadi baru mampir ke Pokhara dan ke Kathmandu. Jadi ETA di Pokhara sekitar jam 12.30. Sabar yahh”

Hmmm, aku mo bilang apa, di cuaca seperti ini, kadang-kadang mendung tak jelas, apalagi Pokhara adanya di seputaran lembah juga, yang notabene dikelilingi bukit-bukit (bukit??? ada saljunya kamu bilang bukit???hehehe), jadi mungkin faktor cuaca pikirku. Jadi ingat kejadian sebelumnya ketika helikopter UNMIN jatuh dan seorang Letkol asal Indonesia gugur bersama penumpang lainnya.

nepal1Dhaulagiri Range, Macchapuchere Range view from Pokhara

Akhirnya aku duduk manis kembali di ruanganku sambil sekali-sekali keluar sekedar ngilangin rasa kebas di pantat πŸ™‚
Ngecek email (sambil curi-curi akses buat chatting) udah selesai, obat-obat dan peralatan lain udah dipak dan dikirim ke kathmandu 2 hari sebelumnya, staffnya sehat walafiat semua alias gak ada yang sakit, palingan pegel linu abis muatin barang-barang ke kontainer, jadinya aku gak ada kerjaan πŸ™‚

12.30
“Mr Pun, pesawatnya masih di Dhangadi?” tanyaku agak kesal.
“bro, rupanya dari Kathmandu ada petinggi2 yang lagi ke Nepalgunj, trus ada rotasi di MCS-4 dan MCS-5, jadinya pesawat lebih lama di Nepalgunj, mungkin jam 3 ato paling lama jam 4 sore baru tiba di Pokhara”
Halahhh, hari geneee, udah mo tutup misi masih sempat-sempatnya petinggi-petinggi itu ngecek ke region pikirku. Klo aku telat handover barang-barang di Kathmandu ntar check-out ku juga jadi mundur dong, ujung-ujungnya tiket pulang Kathmandu-Bangkok-Jakarta harus dirubah lagi. Mana tadi pagi gak sempat sarapan karena masih jam 6.30 udah ditelp Mr Pun suruh standby di kantor.

14.** (udah gak ingat jelasnya)
Karena capek nunggunya (dan ngantuk) akhirnya aku milih nunggu di kantor MOVCON aja, sambil dengerin lagu Tum Se Hi-nya Mohit Chauhan (sempat populer juga filmnya) yang keluar dari salah satu komputer di ruangan itu. Lumayan, meredakan sesak di dada karena kelamaan nunggu, tapi menambah rasa kantuknya J.
Tiba-tiba Mr Pun mendatangi meja tempatku duduk (sambil memandang iba…..kayaknya sihhh. ato mungkin karena wajahnya yang emang udah ter-set segitu??? auhh ahh).
“Bro, pesawat sudah berangkat dari Dhangadi sejak tadi, tapi tidak akan mampir Pokhara. mereka langsung terbang ke Kathmandu”.
Busettt, udah nunggu dari pagi sampe mo sore gini tapi hasilnya gak ada. Mana jadwal UN Flight berikutnya adanya di hari Senin, tgl 28 Juli. Jadi aku harus nunggu 4 hari lagi disini? walahhh, rumah kontrakan udah aku balikin kuncinya ke Mr Bishnu, Landlord-ku yang baik hati. tapi dia rumahnya di seberang danau, gak enak manggil dia cuma buat pinjam kunci lagi (aku yakin dia pasti ngasih sih).
berarti jadwal kepulanganku ke Indonesia bisa mundur dongg? trus acaraku disana gmana ntar???
Hmmm….sabar sabar pikirku, “gmana klo naik mobil aja?”tanyaku ke Mr Pun,
“Iya, aku dengar dari MTO klo rencananya akan ada 2 mobil ke Kathmandu hari Sabtu tgl 26 Juli nanti. paling tidak itu lebih cepat 2 hari daripada harus nunggu UN Flight tgl 28 Juli itu, dan dengan kemungkinan yang sama juga, ditunda, ato tidak ada sama sekali” balasnya.

Bergegas aku hubungi si MTO dan langsung dapat jawabannya saat itu juga.

“OK, asal kamu siap nyetir mobilnya ke Kathmandu”
Sipp lah pikirku, 5-6 jam nyetir masih bolehlah, tapi drive di Kathmandu-nya itu yang bikin ngeri. Di negara dimana sapi berdiri bagai raja di tengah jalan, atau 2-3 motor berjalan beriringan di tengah jalan dengan cueknya dan tanpa rasa bersalah, bis-bis antar propinsi yang dikemudikan sopirnya bagai mainan anak-anak yang klo rusak atau nyenggol orang bisa beli baru lagi??? Hmm….gw jabanin dahhh, daripada terjebak disini.

nepal-traffic-goat

cow-nepal-2

King of the Road

15.**
Aku lagi ngobrol dengan seorang teman di ruangannya (Logistic) tentang rencanaku ke Kathmandu hari itu yang gagal ketika tiba-tiba Mr Pun mendatangi ruangan dan memotong pembicaraan kami,
“James, pesawat dari Dhangadi mendarat darurat di Nepalgunj. Ada asap tebal keluar di cabin ketika pesawat take off dari Dhangadi. Syukur kamu gak jadi naik tadi”

Diriku : Terdiam sambil berucap dalam hati, β€œTerima Kasih Tuhan, ternyata rancanganku bukan rancangan-Mu”.

Jamz!

cimg31633 Di airport Pokhara, sesaat sebelum berangkat dengan Commercial Flight (MOVCON-Ghan Syam Pun ; Logistic-Sao Sai Noi ; Nurse-James)

yeti-nepal1 Akhirnya aku dikasi naik Commercial Flight ini, Jetstream-41, 29 seats

landing-in-kathmandu

30 menit…… nyampe deh di Kathmandu. Wuihhhh………

Note:
Beberapa gambar diambil (copy) dari internet berhubung saat itu tidak sempat mengabadikannya
Hak cipta sepenuhnya ada pada pemilik gambar asli tersebut πŸ™‚
Ternyata ini bukan tulisan terakhirku karena beberapa artikel masih dimuat di http://www.pralangga.com

February 14, 2009 at 5:21 pm Leave a comment

Email buat Bhaju Shresta

from

James Maramis

to

bhajurpurna@gmail.com

date

Wed, Dec 17, 2008 at 9:23 PM

subject

Namaskar

Hello Babbu,

Namaskar!

Sorry for this late email, I was busy with my wedding preparation, moving to another town, etc.

I couldnt remember our last email but if i’m not mistaken i told you about my plan to go back to Indonesia, my wedding plan, and every thing,hehehe.

Yeah, i married my girlfriend in her hometown, so i brought my family to attend that ceremony. well, not all my close relatives could come because the airticket was sooo expensive. at least my father and mother, 2 brothers, my brother’s son, my grandpa and grandma, and 3 beautiful aunties that hardly believe their nephews was going to get married,hehehe.

We spent 4 days for our honeymoon in Bali and then we moved back to my hometown, which is another 2 hours by plane from my girlfriend’s place. i am so grateful that everything is going well for now. my wife is working in an Adventist Hospital now (she is a nurse too) and God give me another oppotunity to work abroad again. it’s difficult to leave my wife but since last October I have been working for American company, DynCorp International. They put me as their Medic in Afghanistan. yes, in Afghanistan. A country that Talibans and American-lead-troops have war. So i’ve been here for almost 2 months.

The situation here itself is not too bad. we live in a well-guarded security compound. travelling in an armoured vehicle, weapon usage for our self defense, and everything needed in this situation. since my position is as a Floater Medic so I have to travel from 1 camp to another camp. I would be the reliever medic if the permanent medic in 1 camp away for some occasion, like vacation or whatever. It’s not that easy to travel from one place to another place, especially in this country. i have to maintain my alertness and of course keep my pace with the american work-style. we dont have holidays here, but they will give us 52 days leave that i can use within 1 year. My plan is i’ll take my first leave hopefully around february or early march next year (the first leave can be taken only after 3 months probational period).

So far my ‘permanent’ station is in their main office, which is in Kabul, the capital city of Afghanistan, but last month i was posted at Islam Qalah, just 10 minutes drive near Iranian border. I’m writing you this email now from Kandahar, the southern province in Afghanistan, probably around 1 to 1.30 hours to Pakistan border.

I believe more to say in this email but I would like to hear your story too. Hey, we have a lot of Nepalese working here as well. most of them are the Gurkhas (ex Gurkha soldier, ex nepal army soldier,etc). They are the loyal and brave security guard in our company. They also travel with us as our escorter. Today, I met with one Nepali chef. he works for Supreme company, an American subcontractor handling our food (and of course preparing the Kari dishes for nepali/indian/local workers). And when i told them, “mero nam James ho”, they were suprised and continue to speak in nepali languange to me. I just give up and said, i’m sorry my friend. i was working in nepal for 1 year and 2 months but believe me, my nepali languange is terrible,hahahaha.

Well, hope you dont get asleep with my long story but this is my first email to you after months ago. Please keep in touch and keep praying for me. I need those prayers. I believe that God has sent me to this place and I believe that He will guide and protect me as well.

May God bless you and your family there, and of course in all the projects that you are working on it now.

Best Regards,
James Maramis
Medic on Duty – DynCorp Intl.
Kandahar RTC
mobile :+93-797-6649-83

December 17, 2008 at 9:39 pm 1 comment

Akhirnya bisa juga….

Apanya yang bisa juga?hehehe. Skype!! Skype-ku akhirnya bisa dipake telp lagi setelah ditambah lagi creditnya. Emang sih sebelumnya creditnya udah ditambah berapa kali tapi berhubung aku gak biasa (baca: gak punya) pake kartu kredit jadinya make kartu kredit teman sekamar waktu di kabul dulu, tapi berhubung dia udah pulang ke kampungnya (di Kiev sono) jadinya account-ku gak bisa di recharge lagi dan ternyata sudah nyampe batas pembelian via kartu kredit, di website skypenya bilang ada alternatif lain pake PayPal, MoneyBooker, ato transfer langsung. Bahhhh, orang kampung macam aku mana ngerti PayPal dan kawan2nya itu… πŸ˜‰

Jadilah terpaksa aku nyari2 lagi diinternet cara untuk nelp ke indonesia lewat internet, yang murah meriah tentunya. lewat hp kantor yang dikasi sih sebenarnya bisa, 30 Afg/mnt ($1=52.30Afg) tapi masih mahal juga.

Coba cari2 di internet, eh kemudian ingat klo dulu waktu di nepal pernah pake yang namanya VoipStunt. softwarenya sendiri menurut aku oke lah, tapi kualitasnya kurang dan lebih mahal (dibanding skype). aku ingat klo waktu itu aku ngisi pulsanya bisa lewat reseller, seperti agen penjualan pulsa/voucher gitu lahh. kebetulan nick-nya masih aku simpan di contact list YM-ku. coba di kontak ternyata masih sambung… wah, asik juga nih. sebelumnya aku juga udah sempat dapat reseller/agen yang lain. dapat dari internet juga.

setelah aku coba beli credit skype dari 2 reseller ini ternyata ada perbedaan harga yang lumayan. dari agen yang kedua ini ternyata harganya masih lebih mahal dibanding agen yang pertama. caranya kita transfer ke rekening mereka sejumlah pulsa yang mau dibeli plus komisi buat mereka. contohnya mau beli pulsa skype $10. dengan asumsi $1=Rp12.150 (finance.yahoo.com/currency ; 19 Nov 2008 ; sekitar jam 6 malam waktu afghanistan), maka untuk dapat $10 itu aku harus transfer Rp121.500. nah, itu belum termasuk komisi mereka agen2 itu. setelah aku bandingin ternyata agen yang pertama masih lebih OK. Yahh, beda2 $1.5-$2.5 lahhh

5-7 mnt kemudian masuk email dari skype klo credit di accountku sudah bertambah $10. So, tunggu apa lagi?? telp istriku tercinta donggg πŸ™‚

….bla bla bla…..

….bla bla bla…..

Berbicara di telp gak terasa udah 1:05 mnt (1 jam 5 mnt). wahhh, udah harus nyampe konklusi nih. klo ntar mati tiba2 karena kehabisan pulsa kan gak enak. katanya sih nge-gantung, wakakakaka.

Gak pa pa lah, besok beli credit skype lagi, trus telpon lagi πŸ™‚ Hitung2 daripada aku nelp pake sarana lain (kecuali mereka di rumahku udah pake PC, yang bisa gratis) berarti aku tetap harus cari koneksi PC-Mobile ato PC-Landlines, dan menurutku masih Skype yang kualitasnya bagus dan harganya juga lebih murah dibanding software voip yang lain.

Namun seandainya teman2 ada saran tolong dibagi2 yahhh, lumayan kan bisa nelp ke rumah murah meriah. Jangan lupa, otreeee πŸ™‚

…..Gud nyte…..

(buat yang pengen beli pulsa beberapa software voip yang ada di internet silahkan kasi comment ke postingan ini, ato lewat emailku langsung juga bisa. ntar aku kasi id reseller/agen itu. buat aku gak usah pake komisi lahhh, hehehe)

## thanks to Mandiri Internet Banking. Transaksi-ku mulus2 aja

November 19, 2008 at 9:33 pm 2 comments

Pasiennya banyak hari iniii (plus telat bangun)

Sialan….. jangan2 ada yang bilangin ke orang2 camp disini supaya pada datang berobat ke klinik hari ini yah??? Statistik kunjungan ke klinik-kuΒ  hari ini naik coy. Dagangan gw laku!! πŸ™‚ hari ini sampe aku pulang tadi jam 15.30 udah nyampe 6 orang. Dari yang tadinya paling banyak 3 pasien/day koq hari ini bisa naik?? hhmm, ayo ngaku..adaΒ  yang bocorin rahasia yahh?huhh…awas klo ketahuan..

ato jangan2 karena cuaca disini yang emang mulai bertambah dingin? buat yang pengen tau, foto berikut aku ambil 5 hari yang lalu, di depan pintu masuk ke barrack internernational (aku masuk golongan international staff coyy,wakakakaka), kurang lebih jam 10 pagi.

suhu-nov13

buat yang butuh kaca pembesar untuk ngeliatnya nih aku ada foto berikutnya, tapi maaf…agak kabur πŸ˜‰

suhu-nov-13aada yang bisa liat berapa suhunya? πŸ™‚

gak tau nih, tapi kenyataannya tadi pagi aku telat bangun. alarm di hape udah bunyi dari jam 06 pagi tapi tetap aja panggilan selimut masih lebih nyaman. akhirnya aku bangun jam 08 pagi!! itu juga setelah pintu kamarku diketuk2 ama orang dari Supreme (dining facility services). “Sir, we have 1 container just arrived from Herat. Do you wanna come with us?”. Buset dahhh, loncat aku dari tempat tidur… sikat gigi, mandi. langsung ke kontainernya mereka yang di depan dining itu. Yah, itu termasuk salah satu kerjaan ku disini. Inspeksi penerimaan barang2 (baca: makanan) untuk dining yang ada di camp ini.

container2 container1

Sialnya, suhu tadi pagi ternyata gak beda jauh ama foto termometer diatas. Mampus gw! Buat mereka yang udah biasa di suhu beginian mah gak pa2, tapi diriku yang asli Indonesia?? tapi berakhir juga penderitaan itu, hampir 2 jam coy gw berdiri diluar ngecek barang2 yang mereka terima. ya expire dates-nya, kemasan-nya, suhu penyimpanan-nya, bla bla bla….. udah berapa gelas minuman hangat aku habisin buat ngebantu melawan dinginnya suhu di pagi itu.

Sebelum balik ke kamar lagi aku sempatin dulu berfoto2 sejenak ama mereka2 yang mengganggu tidurku pagi ini (hehehehe).

container3(prasad:yang jacket coklat, yang ‘jemput’ ke kamar ; sharwan:si manager dining; baju biru: Supreme’s chef)

Tadi aku bilang 6 pasien? eh ternyata nambah 1 lagi. pas lagi makan malam di dining barusan datang si chef mereka (baju biru celana kotak2 di foto diatas), katanya ada anak buahnya mengeluh sakit tenggorokan. ya udah, ku bilang aja ntar ikut aku abis makan langsung ke klinik biar ku periksa dulu. hmm….laku juga jualanku πŸ™‚

## ngetik ini sambil nonton Chop Shop di Discovery Channel

November 18, 2008 at 7:58 pm Leave a comment

Chatting

Tadi pas lagi break makan siang kebetulan aku balik ke kamar mo melarikan diri sejenak dari ruangan klinik tempatku bertugas untuk hampir 2 minggu ini. Sepi. Gak ada orang yang sakit jadi ‘jualannya’ gak laku deh,hehehe.

Tiba2 istriku ngirim sms klo dia lagi OL n pengen chatting bareng. Semenjak pulsa skype-ku habis aku udah gak pernah ngomong lama di telp ama dia, palingan cuma 2-3 menit di HP. maklum, soalnya pake HP kantor πŸ™‚ Jadilah YahooMessenger jadi sarana buat kami bertemu walaupun cuma lewat kata2, ceilaaa….hehehe. Emang jadi agak repot buat dianya nyari warnet supaya bisa online, tapi daripada gak bisa komunikasi sama sekali kan?hehehe. Beruntung di setiap camp DynCorp International – APP ini ada fasilitas WIFInya, jadi aku tinggal hidupin laptop dan konek ke YahooMessengerku. Tadi webcamnya aku aktifin biar dianya bisa ngeliat kalo omonganku bahwa berat badan ini udah mo nyampe 80kg (!!!) itu bukan bohongan. well….belum nyampe 80kg pas seh…..mungkin di tempat seperti ini dalam 2-3 bulan lagi udah bisa genap 80kg itu (buset dahhhh)

chatting ama aby

tapi sayangnya di warnet tempat si Aby online ada headset tapi gak tau kenapa suaraku gak bisa kedengaran. udah aku calling tapi kata operator di warnetnya dia itu mungkin koneksinya lagi error. huh, seingatku 1 minggu yang lalu itu juga alasannya. trus kapan bagusnya? ato emang warnetnya yang rada2 lelet? auhh ahh…yang penting tadi udah bisa chatting ama istriku, kangenku udah sedikit terobati πŸ™‚

Chatting ampe gak terasa udah habis jam istirahat, lewat malah,hahahaha. Aku bilang ke Aby, “say, ntar qta sambung online dari klinik aja. tungguin yahh. muuahhhh”

Jarak kamarku ke klinik yang hanya +/- 50 meter membuat dalam hitungan menit kemudian aku udah OL lagi di YM.

“Cepat bangett..” kata si Aby

“yahh, karena emang dekat say” balasku

“emang gak sibuk di klinik”

“gak, dari pagi ini baru 1 pasien yang datang, jadinya jualan hari ini gak laku”

“hahahahaha” <<=== sialan, gw di ketawain.

“berarti enak dong” sambungnya lagi

“tapi bete….”

yahhh…..segitulah kira2 isi chatting kami siang tadi. semoga waktu Aby online berikut headset-nya udah beres (dan koneksinya) supaya kami bisa ngomong langsung via YM itu.

eh, ato emang koneksi YM untuk voice kurang bagus di Indonesia? klo ada yang tau tips n trick-nya jangan lupa bagi2 info yahh.

God Bless!

November 17, 2008 at 8:19 pm Leave a comment

Abigail namanya

Nama lengkapnya Abigail Asfas Tandilangi. Kami berdua menikah tgl 10 Agustus 2008 yang lalu di Makassar Golden Hotel (MGH) di Makassar. Pernikahan kami menjadi special karena Aby berulang tahun tgl 09 Agustus (1 hari sebelumnya) dan kedua orang tuaku juga merayakan hari ulang tahun pernikahan mereka di hari yang sama, tanggal 10 Agustus itu. jadinya ntar klo mo ngerayain ulang tahun pernikahan kan bisa rame2 πŸ™‚

Eh, si Aby ada ‘keturunan’ Papua juga tuh. Klo aku kan lahirnya di Biak, klo Aby lahirnya di Fak-Fak. Kami ketemunya dulu waktu ngambil jurusan keperawatan S1 di UNAI (Universitas Advent Indonesia) Bandung, dari tahun 1999-2004. Tapi dulu kan kaminya biasa2 aja. Dia udah punya cowok, aku juga udah punya cewek. Pas tamat kuliah aku kerja di ISOS (International SOS) dan ditempatkan di Tembagapura pada Freeport Indonesia Co, klo Aby sempat kerja di RS Immanuel Bandung.

Tapi emang rencana Tuhan untuk mempertemukan kami berdua. Dia putus ama cowoknya dan aku putus ama cewekku. Trus pas aku maen cuti ke Bandung selalu maen ke temanku yang kebetulan 1 asrama ama kakaknya Aby. Mulai deh, ngelirik2….hehehe. Iseng2 nanya ke kakaknya klo adeknya kerja dimana, kostan dimana, bla bla bla….. tapi gak gampang tuh menaklukan hatinya, butuh perjuangan,hahahaha. butuh berapa kali cuti ke Bandung, pulsa telp, dan apa lagi yahh?? hehehehe. yang pasti harus sabarrr πŸ™‚ sampai akhirnya doi nyerah juga, mau jadian….trus mau nikah. Puji Tuhan!! akhirnya ada juga yang mau nikah ama gw,hehehe.

cimg2223-edit21

November 14, 2008 at 2:45 pm Leave a comment

JamzAby

hehehe…iya nih, berhubung gw lagi ditempatin di tempat yang jauh dari istri gw jadinya gw pilih jamzaby.wordpress.com sebagai nick/blog name gw. alasannya? kangen lahhh ama istri gw πŸ™‚ lagian gak mungkin gw telp tiap hari, pulsa Skype gw udah habis creditnya, beli lewat CC udah maksimal limit dari skype-nya, harus lewat PayPal, MoneyBookers, etc, jadi sebagai sarana ‘pelampiasannya’ gw nulis2 aja di WP ini.

tapi gw dapat info nih, katanya bisa beli pulsa skype lewat perantara, I mean…lewat penjualnya, gak harus dari websitenya (skype) langsung, pernah baca sih di kaskus, ntar deh gw hubungi orangnya. pengen nelp istrikuuu,hehehe. btw, ada alternatif lain nelp ke Indonesia lewat internet (voip) selain skype yang murah meriah gak? ntar kabar2in yahh.

November 14, 2008 at 7:14 am Leave a comment

Older Posts


RSS Indonesian Peacekeeper

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Berita dari Afghanistan

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS Berita dari kompas.com

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

My Messenger

My status

Mereka yang mampir